Pemberdayaan Masyarakat
Pemberdayaan masyarakat dengan pendekatan PLS ( Community Education for Development ),
Menempatkan masyarakat sebagai subyek pemberdayaan yang memilik potensi untuk dikembangkan dan mengembangkan diri.
Pengembangan masyarakat / pemberdayaan
- Ditinjau sebagai sistem → supra sistem
- Ditinjau sebagai sebuah gerakan
- Komponen-komponen pengembangan yang saling berhubungan, berproses untuk mencapai tujuan
Macam pendekatan dalam pemberdayaan
- Dimulai dari infrastruktur → fasilitas publik → dapat mengembangkan sektor ekonomi dan sosial → pusat-pusat logistik → listrik → industri → tenaga kerja menjadi terserap → kesjahteraan
- Pembinaan Institusi – institusi
- Pengembangan SDM ( tenaga kerja ) → mentalistik → keadaran sikap positif
- Kondisional → sikap ( emosi, keinginan, kebutuhan, tuntutan ) → aspek keagamaan, budaya ( ketika memerlukan pembangunan watak dan moral ).
Pemberdayaan dalam konteks PLS
- Menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya upaya mereka untuk membebaskan diri dari kebodohan, dari upah kerja yang rendah, dari ketidak adilan dan kekerasan → proses yang ditempuh misalnya melalui pendidikan keaksaraan, latihan keterampilan, penyuluhan tentang kesadaran hukum dsb.
- Membantu masyarakat untuk bisa hidup berorganisasi secara bersama-sama agar dapat menjajagi berbagai peluang peningkatan akses terhadap pembangunan.
- Secara bersama dengan berbagai unsur mengidentifikasi kebutuhan dan mendayagunakan prasarana sosial dalam memecahkan masalah sosial ekonomi.
Community Locality Development
v Sebuah model pengembangan masyarakat yang menekankan pada partisipasi penuh seluruh warga masyarakat
v Suatu proses yang dirancang untuk menciptakan kemajuan kondisi ekonomi dan sosial dengan partisipasi aktif dan sejauh mungkin menimbulkan prakarsa mayarakat itu sendiri.
v Usaha terencana dan sistematis yang dilakukan oleh untuk dan dalam masyarakat → guna meningkatkan kualitas hidup dan kehidupannya.
Prinsip dasar pengenalan ide-ide baru kepada masyarakat
- Membangkitkan kemampuan manusia baik indiviu / kelompok (capacity)
- Mendorong tumbuhnya kebersamaan dan kemerataan nilai dan kesejahteraan (equity)
- Kepercayaan untuk membangun dirinya sendiri sesuai dengan kemampuan yang ada kesempatan, kebebasan memilih dan kekuasaan untuk memutuskan sesuatu (empowerment )
- Membangkitkan kemampuan untuk membangun secara mandiri (sustanbility)
- Mengurangi ketergantungan dan menciptakan hubungan saling menguntungkan dan saling menghormati (interpendence)
sumber: http://bayoedarkochan.wordpress.com/pendidikan-luar-sekolah/paud/
ini contoh videonya...



0 komentar:
Posting Komentar